August 7, 2009

Bacpacking in Java Lombok Indonesia

I am back for good. I took a month vacation and went for backpacking across java, bali and end up in Lombok, or Gili to be precise. Although the trip was not really well planned at least I managed to go to Pangandaran (lembah Putri), Cirebon (meet family of course), Hiking Gede Mountain, go to Bromo-Tengger Semeru National Park, a bit of Lombok, diving in Gili and a bit of Bali.

Unfortunately, the Rinjani Mountain was on alert because of recent eruption of the Gunung baru, so practically it was almost impossible to summit Rinjani, unless you want to die there. That was a very lame excuse of course, but anyway safety is always my priority. Anyway it is so ironic that I am talking about safety, while the truth is I got sick after 3 weeks, and I had to stay in Gili-lombok. And so I spent the rest of the month in Gili. I had no choice other than postponing checking the Komodo dragon (saudara kodok!) and seeing Kelimutu Lake in Flores. Maybe some other time in the future, I’ll go there. Recovering in deserted island like Gili wasn’t really bad idea at all. It was really fascinating, in fact my fever and flu just went away in couple days and I finally went for diving. I am not promoting anything but seeing shark, manta, turtles, and dive in boat wreck for the first time in underwater Gili is nothing to be doubt. Just great!! Hehe..







Cukup cuap-cuap pake bahasa inggris gak jelas. Yang puguh, gw pergi menghilang selama sebulan, bukan tanpa alasan. Meski liburan jadi tema, tapi sebenarnya ada yang lebih dari sekedar liburan yang pengen gw cari. Tapi kok kedengarannya jadi kayak yang melankolis sentimentil gini.

Anyway, liburan adalah liburan, tiap orang punya versi nya sendiri-sendiri, mau penuh dengan style luxurious atau backpacking atau apa pun jenisnya, at the end itu masalah pilihan. Dan tiap orang punya cara sendiri menikmatin pilihan mereka masing-masing. Selama lo tau apa yang lo mau dan yang lo cari, pasti lo bisa nemuin jalan untuk nikmatin proses pencarian itu. Dengan bekal itu pula, akhirnya gw sok-sokan backpacking selama hampir satu bulan kemarin. Mungkin bisa disebut super-amatir backpacker.

Prinsip gw adalah ngenikmatin spontanitas yang ada dan siap dengan kemungkinan terburuk. Agak-agak lebay emang kalo dengan alasan spontanitas lantas gw nge-cat rambut gw jadi sedikit pirang gak jelas. Hehe..tapi setidaknya jadi sedikit modal penyamaran gw (spionage kayak james Bond ceritanya), buat ngehindarin orang yang mungkin dikenal sepanjang perjalanan. Tapi sumpah dipikir2 lebay banget klo gw kege-eran takut dikenal orang dari ujung pangandaran ampe ujung banyuwangi, bahkan nyebrang ke gilimanuk, padangbai, lembar, bangsal ampe gili. Artis juga bukan, udah gitu mana ada artis jalan-jalan pake bis ama pindah turun di tiap terminal. Superlativ lebay=lebay kuadrat.

Di tengah jalan, nggak jarang gw ketemu ama orang yang curious pengen tau (entah karena bau badan yg ekstrim karena pola mandi gak jelas, atau mungkin sekedar kasian) “kenapa backpacking?”, gw selalu jawab beda-beda sekena-nya gw, atau berusaha nge-respons dengan porsi yang pas sesuai ama seberapa besar pengen tau dia atau penglaman dia sendiri.

Sama tukang potong sapi yang satu bis dari probolinggo ke situbondo, gw bilang “iseng aja”, tapi lantas setelah dia bilang “iseng kan ada alasannya?”, lantas gw jawab “lagi nyari inspirasi”, tapi kemudian dia bingung mengartikan kata-kata inspirasi, akhirnya percakapan berlanjut sejauh sapi gelonggongan dan harga sapi yg bakal ngelonjak mendekati lebaran.






Sama temen lama gw yang entah kenapa bisa ketemu di surabaya bareng-bareng ke Bromo, gw bilang alasannya karena “gw pengen hal yang beda dan butuh keterasingan” (bukan berhubungan ama hal-hal asing kyk alien) tapi gimana gw deal dengan hal-hal baru (orang dan tempat yang nggak dikenal, seperti belajar gimana caranya survive dengan calo, preman dan terminal) dan ngambil keputusan-keputusan kecil tapi significan (keputusan simple kayak naik bis jurusan mana yang gak bikin nyasar, atau apakah gw kudu nyari losmen untuk tidur, atau cukup dengan buka tenda hal-hal seperti itu).
Dari itu semua, bukan berarti gw jadi ahli atau bijak dalam ngambil keputusan tapi setidaknya gw dipaksa untuk ngenikmatin keputusan yang gw ambil sendiri. Ya setidaknya gw buat keputusan buat gw sendiri. Sesuatu yang kadang dalam kehidupan sehari-hari gak gw temuin, karena sering kali gw dihadepin sama keadaan dimana gw seolah-olah gak punya pilihan, bahkan dikasih kesempatan ngambil keputusan pun tidak.

Di Ketapang lain lagi ceritanya. Ketika kebingungan karena hampir tengah malam dan gak ada taksi atau ojek yang bisa nganter dari terminal bis ke pelabuhan, eh ternyata nasib ngebawa gw ketemu orang yang sama-sama kebingungan juga, dan akhirnya hanya karena persamaan nasib dan tujuan dan juga keharusan ngebagi charteran angkot, akhirnya gw malah mengenal baik teman baru ini. Teman yang dulunya juga sering menghabiskan waktu diantara bis, terminal dan tempat-tempat baru.

Dia nggak nanya “kenapa kamu bakcpacking?”, dia langsung mendoakan “semoga kamu menemukan apa yang kamu cari”.

Gw sedikit protes ke dia, “kenapa gak doakan semoga sehat sampai selesai backpacking aja? Karena aku sedang tidak mencari apa-apa, hanya sekedar liburan”

Kata dia, “kesehatan itu memang diusahakan, sedikit dicari, tapi itu jg didapat dari Tuhan, kadang kamu gak punya pilihan, makanya aku doakan langsung tentang pencarian kamu, aku yakin kamu mencari sesuatu”
“mungkin iya, mungkin tidak, ya..sekedar mungkin mencari pengalaman”
"kamu duduk di rumah, baca buku, nulis blog juga pengalaman, kenapa harus sambil jalan jauh dari ujung ke ujung pulau jawa bahkan berniat sampai ke nyebrang lombok dan flores segala? Hanya untuk pengalaman ?"
"mungkin, hanya untuk itu, aku tidak pernah membuat hidupku rumit, aku ada waktu, aku dari dulu pengen backpacking, so here I am"
"Emang itu kedengaran sederhana, tapi dari banyaknya kata mungkin dalam setiap jawaban mu, nampaknya kamu tidak yakin sama dirimu sendiri, apakah itu bagian dari pencarian mu?"
"entahlah, mungkin juga..hehe..lagi-lagi pake mungkin….tapi kalo boleh jujur, aku sebenarnya sedang lari dari sesuatu"
"mm..nampaknya aku pernah ada di posisi itu, tapi lari itu tidak akan menjadikan solusi, kamu harus menghadapinya dan belajar menyelesaikannya, meskipun kamu gagal, atau kamu tau akan gagal"






"Okay, mungkin aku kurang tepat, aku tidak benar-benar lari, aku hanya lari untuk sementara, lari dari kerumitan di kepala, aku akan mengadapi nya tentu setelah ini, mau tidak mau, tapi dalam waktu sebulan ini, aku ingin lari, supaya bisa ngambil keputusan apakah mengambil pekerjaan baru, atau tidak…"
Tiba-tiba dia memotong, "stop..aku tidak mau mendengar terlalu detail, itu urusanmu, aku sekali lagi cuma mau berdoa, semoga kamu menemukan apa yang kamu cari"

"oh..okay, kupikir kamu mau tau lebih jelas, karena untuk pertama kali aku menemukan orang asing, yang kupikir bisa membantuku"

"ya..tapi sebagaimanapun aku berusaha membantu, hanya kamu sendiri yang bisa menemukan apa yang kamu cari, karena ini pencarianmu"

"Betul, ..okaylah, kalo gitu..lupain dengan membantuku…aku juga terlalu naive mengharap bantuan …thanks buat doanya. Amin. Semoga aku bisa menemukan pencarian itu. Lets change the topic then…since I dont want to bother you too much…”
“Hey..jangan gitu dong, somehow ini percakapan menarik..mari kita lanjutkan..aku mungkin tidak akan membantu apa-apa dan tidak mampu, tapi setelah dipikir-pikir, nggak ada salahnya aku mendengarkan, menjadi pendengar yang baik kadang susah, lagian masih sejaman lagi paling kapalnya brangkat..jadi..ada masalah apa dengan pekerjaan baru ini?”
“Mm..baiklah thanks sebelumnya…sebenarnya bukan pekerjaan baru, cuma kesempatan baru yang mengharuskan aku bakal pergi meninggalkan banyak hal yang udah aku buat selama ini bila aku mengambil kesempatan ini…aku akan melepaskan banyak cinta, cita-cita dan harapan…ya, in return aku akan mendapatkan cita-cita dan harapan lain…yang aku sama sekali tidak tau akan seperti apa…."







"Mmm…memilih diantara dua hal yang tak jauh bedanya..…apakah kamu tidak menyukai kesempatan pekerjaan baru yang datang ini"

"Entahlah, aku belum menemukan jawaban untuk itu juga"
"Mm..nampaknya pencarian yang dalam untuk waktu yang singkat"
"Betul..meski singkat itu sendiri relatif, mungkin bagi sebagian orang satu bulan justru terlalu lama"
”Ya itu memang relatif, tapi yang tidak relatif tentang lama atau tidak adalah hidup, bahwa hidup memang tidak lama"
"Betul..aku jadi merasa semakin bingung dan pusing"
"hehe..come on, you are a backpacker, don’t you think this journey is way too precious and fun ..jangan dibikin compleks, kalo logika sudah buntu, kadang kamu mau nggak mau harus percaya sama instink mu…peduli apa kata orang, this is your life, this is your journey, you are free to choose any path you want, jadi jangan terlalu pedulikan kata-kata orang, choose one, and make great on your choice…if you fail with the one then move to other option”
“haha…sound like a therapy session”
“it is a therapy session, except we don’t have a nice couch or meditation sound…hahaha….Cuma ada dermaga ketapang yang berdebu dan panas padahal udah hampir tengah malam, bahkan bis dari jember pun belum nongol-nongol hehe……satu hal, setidaknya kamu harus bersyukur, di usiamu, kamu bingung membuat keputusan tentang memulai sesuatu, melihat ke belakang aku dulu, aku bukan bingung membuat keputusan memulai sesuatu, tapi justru kebingungan untuk bagaimana memulai sesuatu, bahkan kebingungan karena tidak tau harus memulai apa”







“Tidak tau apa yang dicari dalam hidup maksudnya?”
“Ya..kurang lebih seperti itu…bahkan tidak tau apa-apa tentang hidup”
“haha…sama saja lah yang mengaku tahu tentang hidup juga sering tersesat, tahu belum tentu menjamin kita selamat, betul kan?”
“betul…tapi setidaknya tau bagaimana tidak enaknya tersesat, membuat kamu ingin mencari jalan yang lain, jalan selamat”
“I hope I am in a right track, in a right way”
“Don’t worry you’ll be fine”
“I hope so…”







Sorry; pemakain kata aku dan kamu di atas, emang kagak gw banget ;) tapi kadang klo ketemu orang harus sopan, jadi penggunaan gw-elo ala jakarta sedikit dikurangin tanpa mengurangi rasa hormat ;p

14 comments:

Rina Aprila Afianty said...

Mas Elin, keren banget foto liburannya. Emang negara kita gak kalah deh kalau soal keindahan alam. Btw, moga cepet nemuin jawaban atas smua keraguan ya. Yang penting jangan sampai ada penyesalan di kemudian hari :)

Agni Giani said...

woohoooo...ckckckck...
1. fotonya bagus2 euy. indonesia emng paling mantep. i luv indonesia
2. bisa dunk bagi2 infonya mengenai perjalanan k lombok ama gili2, a la ransel... :D (tp apakah butuh waktu selama itu buat pergi ke semua tmpt itu ya? seminggu klo k lombok ma gili2 aja cukup kan ya??)
3. trs, jdnya udah dapet? 'inspirasi' or 'jawaban' or whatever its name lah.. ;)
4. smoga saya bisa melakukan 'perjalanan' jg deh tiap 'vacation'

greaaaattt journey! ;)

-linda- said...

Wow.. wow.. foto2nya keren,, pastinya perjalanan yang menyenangkan juga ya mas El... walo sempet sakit,, haduh haduh... aya aya wae...

Nais conversation too...

Jadi pingin... Pingin backpacking... hm....

Life in Adorable (L.I.A) Fab Story said...

cieeee...hasil kamera baru....jadi pengen beliiii....emang ya kamera SLR gak menipu....foto2 terakhir gw apal banget tuh..di gili trawangan... sayang gak sempet ber skinny deep an disana..padahal ada tuh hot spotnya...
KL, request dong...foto diving license nya di posting dongg...kapan lagi liat rambut blonde sedikit burgundy gitu yang kaya orang suku sasak asli....

Ka-el said...

@ Rina: ama photografer amatir kyk gw aj masih bisa bagus, aplg am yg jago..emang obyeknya keren!! Gw jd berat ninggalin indo sumpah. btw. amin.thanks..akhirnya kputusan diambil, mudah2an ini tepat.

@ Agni.
1. Setujuh pisan.
2. Contekan gw adalah buku-nya lonely planet, meski udah jadul terbitan 2007. tapi lumayan untuk modal nekat. klo btuh detail; japri aja. Klo naek pesawat, nyewa mobil jdnya cepet kok. gw kan naik turun bis dan cari yg murah bgt. hehe.
3. Udah, i'm moving soon.
4. Good luck..do it when you can (hallah..situ lebih jago dan lebih pengalaman daripada gw tntunya)

it'was a great journey..indeed. Pengen lagi!! hehe

@ Linda
Hehe..backpacker amatiran..maklum jd nya sakit :) untung msh di negeri sendiri, msh nemu minyak kayu putih ama panadol hehe...hayuk backpacking :) sok iye..diajak anak2 ke pangandaran-greencanyon-papandayan aja gak bisa hehe...

Ka-el said...

@ LIA
malem2..skinny deep!! aiih..gak kuat..
eh lu tu memuji ama mengejek..dasar!! tapi sumpah di dive license itu..foto gw emang cokelat banget ampe si deutch bilang.."you're so brown..love it" haha..tp skarang udah putih :(

linda said...

walo amatiran,, tapi kan udah punya pengalaman jadi backpacker... :)
wah,, minyak kayu putih emang teman terbaik ketika perjalanan *in my daily life* (diluar negeri emang gak ada kayu putih ya? ngenes amat)

Semoga keputusan yang diambil juga yang terbaik yah, amin!

ho oh,, aku pingin coba backpacking. Habis keliling indonesia, pingin coba New Zealand *keliatan gak nasionalis* =p

um,, tripnya anak2 ke papandayan juga? Garut? owh,, sepertinya menyenangkan...

Anonymous said...

Gile, yg mau naik kasta. Perenungannya panjang bener....
Semoga lo bahagia sm keputusan lo lin.

-jati-

yuwanastiani said...

Wah, Elin asik sekali bisa cuti 1 bulan & pergi backpacking.. secara gw baru pindah kantor dan belum dapet cuti.. :(

Btw, where are u going?
Dalam waktu dekat ini?

Anonymous said...

elin...
foto2nya keren banget. sumpah.

-fitri

asaputra said...

wah lin, poto2nya keren banget.....harusnya iklan pariwisata indo masang poto2 kyk gini nihhh. btw, lo backpaking bawa SLR? ditaroh di mana tuh...or berapa tas yg lo bawa? hihihih :P

Ka-el said...

@ jati..amin..thanks Bu..

@ mb fitri...objeknya keren..(yg moto jg xixi..gubrax)..

@ asap. Bawa dua saja, satu backpack, satu daypack..(hallah..di bahas pula). SLR gw taro di daypack..daypack gw putus akhirnya..klo lo mo ngasih oleh2 dari France; daypack ya..hehe...(ngarep)

@Linda..amin..

@Yoan..(kyak mbah surip aj..where are you going?!)..ya..tunggu tanggal mainnya aj ntar..blm pasti2 amat.

asaputra said...

haha..beda daypack ama backpack aja gw ga tau lin (halah...tambah dibahas..). Btw, lo diem2 udah di doha aja, ga perlu lah itu oleh2 dr France...scr gw ga di sana pula :P

Ka-el said...

@ Asap..baru boss..baru 3 hari di sini..masih bingung hehe..