Showing posts with label love. Show all posts
Showing posts with label love. Show all posts

June 19, 2010

Mr & Mrs. Haryanto

People said that your life is empty without love. Feel free to disagree, but I choose to be aligned with it, since I knew that feeling, the something is missing feeling especially when I am alone. It feels hurt sometime. That's why I've never stop searching for a partner. She, who is not only partner (in crime hehe: baca partner membentuk masa depan, menggenapkan jiwa, mengemban cita2 bareng2 hehe..tinggi ah bahasanya) but also can be a soulmate, a friend, and a lover at the same time or simply someone who is willing to share some lazy morning or afternoon or even some boring day :)

If you think that this blog has been lack of "love" taste. I couldnt argue on that :) It was because I havent find my "one", hence I never dare to share anything about love until recently. Honestly, I knew nothing about love. Even now, at the moment I am writing this, clueless still I am about love.

I may not fully understand about what "love" is as of now, but hey...I am human, and I am capable of learning. To grow and getting older with the spirit of enjoying love with her is my promise. I'll deal with the good and bad side of it no matter what, which hopefully will be recorded (partially and beautifully) in this blog :)

I took a well deserve break from blogging last month, as part of my commitment to "love" Hehe..yeahh..my marriage...I am a married man since 06-06-2010. And in this post, allow me to share some pictures from the beginning of Mr & Mrs. Haryanto's journey :) Hehe..lebay..


The pre-wedding moment





The wedding invitation card - kartu undangan







The Poem "Puisi Titimangsa"

Genggaman erat jiwamu melahirkanku kembali
Hadirmu menyempurnakan detik demi detik
Hanya bersamamulah yang kuingin
Sekarang dan selamanya

Ku akan menemanimu dalam setiap mu melepas dahaga
Mengiringi sejuk hari demi hari
Dan hadir dalam mimpi, pagi dan malam-mu
Kamu adalah adaku



Nikah Ijab Qabul
Baju adat nikahan tradisional jawa barat - sunda (mengingat elin sangat sunda pisan)





The Party

Baju adat nikahan tradisional jawa tengah yogyakarta (mengingat fini kental dgn yogyakarta)



--source darimana (lupa nge-trace), kalo ada yg tau (tolong kabari). Ini di bawah ada filosofi pakaian adat jawa:

Busana pengantin gagrak Ngayogyakarta,
didalamnya sarat makna dan filosofi.

Maha karya indah yang pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono IX diperkenankan dikenakan diluar benteng kraton sehingga sekarang masyarakat umum bisa mengenakan pakaian ini.

  • Paes Ageng dalam balutan kain kampuh melukiskan batik yang bercerita tentang keagungan kisah cinta Rama dan Shinta.
  • Kain kampuh merupakan kain batik sepanjang 4 meter yang dikenakan kedua mempelai yang sarat akan makna mengenai kisah cinta yang abadi dengan berlapis warna emas yang menggambarkan keagungan.
  • Hiasan pusaka yang dikenakan pada rambut sang mempelai puteri berjumlah lima yang merupakan simbol lima rukun islam dan tajamnya lima panca indera manusia.
  • Pethat atau sisir berbentuk segitiga sebagai simbol untuk mengingatkan sang pengantin kepada Tuhan Yang Maha Esa. Lukisan indah di dahi dengan warna hitam dengan lis emas bercerita mengenai panunggul atau keagungan, pengapit atau kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, panitis mengarah ke arah mata menyiratkan ketepatan dan godek pangot sebagai simbol dari ketajaman berfikir.
  • Citak atau potongan daun sirih yang terletak di antara alis menggambarkan mata Siwa yang penuh kewaspadaan. Alis terlukis selayaknya tanduk kijang yang merupakan simbol bahwa sang pengantin wanita harus cekatan dan terampil.
  • Sanggul terbuat dari pandan dan melati yang merupakan simbol dari ilmu pengetahuan dan diiringi gajah oling kearah kanan yaitu simbol filosofi Jawa yang menjunjung tata krama.
  • Ron Makoro atau hiasan daun pepaya pada telinga pengantin puteri merupakan simbol sang pengantin haruslah mencerna hal-hal pahit yang didengarkannya menjadi terasa manis di hati, seperti sifat daun pepaya yang dapat melunakkan daging.
  • Kedua pengantin mengenakan kalung condro kirono yang berbentuk bulan sabit atau wulan tumanggal yang merupakan simbol dari langkah awal kedua mempelai mengarungi bahtera kehidupan, bersusun tiga sebagai gambaran siklus kehidupan yaitu lahir, hidup dan mati.
  • Pada mahkota pengantin pria terdapat mundri atau nyamat yang terletak dipuncak mahkota yang menggambarkan bunga yang bermahkota lima yang merupakan simbol lima panca indera manusia.

Sementara itu, pengantin pria mengenakan

  • Kuluk (mahkota)
  • Ukel ngore (buntut rambut menjuntai) yang dilengkapi sisir dan cundhuk mentul kecil, sebuah keklasikan yang menjadi simbol keindahan dan keagungan dari kraton Yogyakarta.
  • Sumping atau sekar patramanggala atau bunga yang terletak di telinga pengantin pria menggambarkan sifat waspada dan bijaksana serta kepemimpinan dimana kelak ia haruslah menjadi pemimpin yang mengayomi keluarga.
  • Naga mangarang yaitu kelat bahu yang berbentuk naga yang mengahadap ke belakang menggambarkan manusia tak boleh mengedepankan hawa nafsu yang melilitnya.
  • Busana pengantin putri dan putra mengenakan beludru blenggen atau beludru yang bersulam emas yang menyimbolkan keagungan.



Well..that's it for now. Many thanks to all of you for your presence in our wedding, we hope you enjoyed it as much as we were...we're really apologize if it was not up to your expectation..or let say ...there was part of it which might be inconvinient to you (maaf ya kalo ada yg kurang kurang, mohon dimaklum)..especially the part that we couldnt really meet and greet you properly...I know the timing was just too short for catching up each other story at the podium........(sorry pisan..padahal mah kangen pengen denger dgn detail kabar smuanya..jarang2 juga ketemu)..anyway....sekali lagi makasih banyak..udah pada dateng..nyempetin silaturahmi...kado nya (thanksss...)...kehadirannya...doa-nya...amin...semoga kbaikan semuanya jadi barokah dan di balas Allah.

Insya allah suatu saat bertemu lagi dalam keadaan yg lebih nyaman. Makasiiiihhh....

..Love you all ..thank you so much :)

PS: Special thanks to chic girl's blog for dedicating post on my wedding. You're rock!! Salam Miauw..

Cheers,

Mr & Mrs. Haryanto

January 2, 2010

I shoot for the sky

Waktu seperti terbang kalo diingat-ingat. Tiba-tiba hari berganti, begitu pula tahun. Mm..jujur banget taun lalu sama sekali gak niat buat resolusi apa pun. Alasan utama mungkin karena ego yang selalu ngerasa “let if flow aja”, atau alasan utama (lain) hehe..karena dulu-dulu selalu bikin resolusi untuk setahun ke depan…ditulis besar-besar di jurnal…setelah itu layaknya baca koran, dibalik ke halaman baru..lupa dan gak pernah di tengok lagi, setelah tiga hari di buang.


Apa yang beda, mm…ada jiwa baru yang mengisi kekosongan hati. Seolah raga ini bertemu bagian dari dirinya yang telah lama hilang, yang telah lama dia rindukan untuk menggenapkan diri nya…untuk menggenapkan dirinya sejak dia diciptakan.

(hahaha…jangan kira gw sepuitis itu…..dengerin lagu Jason Walker – You Fill My Heart baru deh ngerti klo gw nyontek dari situ heheheh).
Anyway, hidup memang penuh kejutan, katakanlah gw udah nemuin sumber inspirasi yang seolah melahirkan gw kembali dengan jiwa baru.

“Manusia berencana…Tuhan yang menentukan”,
Entah kenapa itu jargon selalu jadi kambing hitam buat semua alasan melesetnya beberapa target atau bahkan plan hidup gw dari tahun ke tahun. Titik-titik di antara dua kalimat itu emang ada tiga, yang kalo di matematika ber-makna sebuah proses. Yang kalo kita sadar..sebuah proses itu banyak langkahnya. Tuhan gak serta-merta menentukan keberhasilan kita. Karena di balik itu semua ada perjalanan yang gak mudah. Semakin tinggi pandangan mu semakin mendongak kepala mu, tapi sayangnya mendongakan kepala ke atas itu tak slamanya mudah, apalagi kalo sambil berlari, layaknya hidup yang cepat ini. Terlalu banyak godaan untuk mata ini berpaling melihat keindahan dunia di sisi kiri kanan. Salah-salah kita nabrak ..mending nabrak bidadari..lha kalo tiang listrik (hehe..lebay)

Jadi ingat cerita di Alchemist (Paulo Coelho) tentang seorang pengembara. Dia mengembara ke tempat nan jauh di puncak bukit mencari seorang bijak minta petunjuk supaya dia bisa nemuin keindahan hidup. Udah susah payah ketemu, lantas sang bijak datar ngasih sendok dan beberapa tetes minyak di sendok itu. Perintah dia sangat sederhana, “kamu kelilingin istana ini dan jangan jatuhkan setetes pun minyak dari sendokmu”.

Sang pengembara yang memang pekerja keras, mematuhi dan mengelilingin istana itu sesuai perintah sang bijak sambil dengan sangat berhati-hati supaya nggak numpahin satu tetes minyak pun. Dan setelah satu hari satu malam dia berhasil menyelesaikan misi mengelilingi istana tanpa menumpahkan minyak sedikit pun. Dia pun kembali kepada sang bijak dan berpuas diri telah berhasil melaksanakan tugasnya.
Pertanyaan sang bijak ketika dia kembali adalah, “apakah kamu melihat keindahan dinding-dinding istanaku? Kesejukan pemandangan dari puncak menaraku?” dan sang pengembara hanya menggeleng, karena dia sangat hati-hati dan tidak mau gagal dalam misi nya sampai dia melewatkan itu semua.
Lantas dengan sedikit kecewa, si pengembara mengulang lagi misi nya, mengelilingi bukit sambil menikmati keindahan dan kesejukan istana tempat sang bijak tinggal. Sayangnya ketika kembali kepada sang bijak, sendoknya kosong, semua minyak itu tumpah.
Lantas sang bijak berkata sederhana, “keindahan hidup bisa kamu raih jika kamu mampu membawa kembali sendok dengan minyak penuh di atas nya dan bersamaan dengan itu kamu menikmati keindahan dan kesejukan istana-ku”.

Bahwa hidup itu sederhana, bahwa hidup itu perlu tujuan, bahwa hidup itu perlu perjuangan, bahwa hidup itu tidak selamanya harus selalu mengorbankan, bahwa keindahan hidup itu perlu di nikmati…bahwa kita belajar dari kesalahan…bahwa kita butuh orang yang mengingatkan……mm…bahwa besok aku berniat menjadi lebih baik dari sekarang…permudahkan ya Allah..amin..



PS: Meski gw gak ngerayain taun baru :) Slamat membuat resolusi baru semuanya !! Semoga semuanya sehat-sehat selalu..dan makin sukses..